Cara Memanjat Puncak Adam Di Sri Lanka
Mencari petualangan saat backpacking melalui Sri Lanka? Pertimbangkan untuk mendaki Puncak Adam yang indah dan bersejarah. Baca panduan kami untuk mendaki gunung, dan belajar kapan harus pergi dan apa yang harus dibawa.
Apa itu Puncak Adam?
Puncak Adam, juga dikenal sebagai Sri Pada (footstep suci) dan Samanala Kanda (kupu-kupu gunung), adalah gunung berbentuk kerucut berdiri di 2,243 meter (7,359 kaki) di dataran tinggi tengah Sri Lanka. Mendaki gunung sangat populer dengan turis dan penduduk setempat, yang terpikat oleh misteri serta keindahan mempesona yang mereka dapatkan di bagian atas.
Gunung ini dinamai titik di dekat puncak yang suci bagi beberapa agama: itu adalah tempat pemujaan bagi umat Buddha, yang percaya bahwa jejak Buddha terletak di sini; Hindu percaya bahwa tapak itu milik Siwa; Orang Kristen dan Muslim percaya bahwa itu adalah langkah pertama Adam setelah diasingkan dari Taman Eden. Gunung ini juga dikenal karena pemandangan spektakuler dari ribuan kupu-kupu cantik yang menghiasi daerah tersebut setiap tahun.
Mendaki Puncak Adam
Pendakian meliputi 5,000 – 6,000 yang runtuh dan mendaki trek, tetapi pendakian teknis tidak diperlukan. Tergantung pada jejak yang diambil, kerumunan dan tingkat kebugaran pendaki, gunung dapat memakan waktu sekitar dua hingga empat jam untuk mendaki dan satu hingga dua jam untuk turun.
Ketika pergi
Waktu terbaik untuk mendaki adalah antara Januari dan Mei ketika cuaca sedang dalam kondisi terbaiknya, tetapi hindari hari menjelang bulan purnama dan minggu Tahun Baru Sinhala (April 13 / 14) untuk menghindari antrean panjang ke puncak. Bertujuan untuk berada di puncak saat fajar karena pemandangan matahari terbit diketahui membuat pendaki bergetar gembira.
Apa yang dibawa
Karena itu bukan pendakian yang rumit, tas ransel kecil dengan kebutuhan pokok - air, makanan ringan, jas hujan - akan cukup, dan sweater kering akan berguna untuk menunggu terbitnya matahari terbit sekali di atas. Dan jangan lupa kamera!
Ayo bersiap untuk rasa lapar. Satu-satunya pilihan untuk makanan di sepanjang jalan adalah wadeis (kelezatan lokal goreng), rotis dan buncis - jadi bawalah makanan Anda sendiri jika Anda mengikuti diet tertentu.
Lapisi pakaian Anda dan lindungi kaki Anda
Meskipun memanjat akan menjadi panas dan berkeringat, suasana di dekat puncak sangat dingin. Ikuti contoh penduduk setempat dan kenakan celana panjang. Bawa topi, sarung tangan, dan sweater Anda untuk turun.
Pendakian yang panjang dan sulit akan sulit tanpa alas kaki yang nyaman, jadi bersiaplah. Mereka yang menderita sakit lutut juga harus ingat untuk membawa tiang trekking atau, setidaknya, menemukan tongkat untuk bersandar.
Puncak Adam, Ratnapura, Sabaragamuwa, Sri Lanka